Organisasi adalah susunan dan aturan dari
berbagai-bagai bagian (orang) sehingga merupakan kesatuan yang teratur. (W.J.S.
Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia).
Organisasi adalah sistem sosial yang memiliki
identitas kolektif yang tegas, daftar anggota yang terperinci, program kegiatan
yang jelas, dan prosedur pergantian anggota. (Janu Murdiyamoko dan Citra
Handayani, Sosiologi untuk SMU Kelas I)
Pengertian organisasi berikut ini didapat dari artikel
yang berjudul “Pengertian, Definisi dan Arti Organisasi - Organisasi Formal dan
Informal - Belajar Online Lewat Internet Ilmu Manajemen” oleh godam64 tanggal
16 Februari 2008.
(http://organisasi.org/pengertian_definisi_dan_arti_organisasi_organisasi_formal_dan_infoinfo_belajar_online_lewat_internet_ilmu_manajemen).
1. Menurut Stoner, organisasi adalah suatu pola
hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer
mengejar tujuan bersama.
2.
Menurut James D. Mooney, organisasi adalah bentuk
setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3.
Menurut Chester I. Bernard, organisasi merupakan suatu
sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Selanjutnya, pengertian di bawah ini diambil dari
Wikipedia, tanggal 16 Februari. Alamat web/halaman: http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi).
4.
Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah
suatu kelompok orang yang memiliki tujuan yang sama. Baik dalam penggunaan
sehari-hari maupun ilmiah, istilah ini digunakan dengan banyak cara.
Pengertian di bawah ini diperoleh dari artikel yang
berjudul “Pengaruh Kepuasan Kerja dan Stress dihadapkan dengan Konseling dalam
Tingkat Produktivitas dan Prestasi Kerja Suatu Organisasi” oleh Mistiani,
S.sos, Puslitbang Strahan Balitbang Dephan.
(http://buletinlitbang.dephan.go.id/index.asp?vnomor=18&mnorutisi=9)
16 Februari 2008.
5.
Organisasi adalah bentuk formal dari sekelompok
manusia dengan tujuan individualnya masing-masing (gaji, kepuasan kerja, dll)
yang bekerjasama dalam suatu proses tertentu untuk mencapai tujuan bersama
(tujuan organisasi). Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai
secara selaras dan harmonis maka diperlukan kerjasama dan usaha yang
sungguh-sungguh dari kedua belah pihak (pengurus organisasi dan anggota
organisasi) untuk bersama-sama berusaha saling memenuhi kewajiban masing-masing
secara bertanggung jawab, sehingga pada saat masing-masing mendapatkan haknya
dapat memenuhi rasa keadilan baik bagi anggota organisasi/pegawai maupun bagi
pengurus organisasi/pejabat yang berwenang.
Pengertian selanjutnya diperoleh dari artikel yang
berjudul “Manajemen Konflik Dalam Organisasi” oleh fickry tanggal 16 Februari
2008.
(http://defickry.wordpress.com/2007/09/13/manajemen-konflik-dalam-organisasi/).
6.
Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan
sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan
fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik
organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling
berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan
aktivitas di dalamnya.
7.
Organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur
yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan
tertentu (Kochler).
8.
Organisasi adalah suatu bentuk sistem terbuka dari
aktivitas yang dikoordinasi oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan
bersama.
Pengertian
Organisasi Menurut Para Ahli:
1. Organisasi menurut Stoner : Organisasi adalah
suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan
manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi menurut James D.
Mooney: Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk
mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi menurut Cyrill Soffer adalah
perserikatan orang-orang yang masing diberi peranan tertentu dalam suatu sistem
kerja dan pembagian kerja dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi
tugas-tugas dibagikan diantara pemegang peranan dan kemudian digabung dalam
beberapa bentuk hasil.
4. Organisasi menurut Kast &
Rosenzweig, mendefinisikan organisasi kedalam beberapa poin, yaitu suatu
subsistem dari lingkungan yang lebih luas, terdiri dari orang-orang yang
berorientasi kepada tujuan, suatu subsistem teknik yaitu orang2 yang
menggunakan pengetahuan, teknik, peralatan dan fasilitas, suatu subsistem
struktural yaitu orang-orang yang bekerja bersama dalam berbagai kegiatan yang
terpadu, suatu sistem psikososial yaitu orang-orang yang terlibat dalam
hubungan sosial, dan suatu subsistem manajerial yang merencanakan dan
mengendalikan semua usaha.
5. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
: Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan
oleh dua orang atau lebih.
6. Organisasi adalah suatu wadah atau pun tempat dimana
orang-orang dapat bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang telah
ditetapkan. Tanpa adanya organisasi kita akan menjadi kesulitan untuk
melaksanakan suatu kerja sama, karena setiap orang tidak akan mengetahui
bagaimana cara bekerja sama dalam sebuah organisasi tersebut.
Ciri-ciri
organisasi, yaitu:
1.
Adanya komponen (atasan dan bawahan).
2.
Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari
sekelompok orang).
3.
Adanya tujuan.
4.
Adanya sasaran.
5.
Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus
ditaati.
6.
Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi
tugas-tugas.
Ciri-ciri
organisasi modern, yaitu:
1.
Organisasi bertambah besar.
2.
Pengolahan datanya semakin cepat.
3.
Penggunaan staf jauh lebih intensif.
4.
Adanya kecenderungan spesialisasi.
5.
Adanya prinsip-prinsip atau asas-asas organisasi.
6.
Memiliki unsur-unsur organisasi yang lebih lengkap.
Organisasi juga mempunyai unsur-unsur pendukung agar
bisa berjalan dan terlaksana, berikut unsur-unsur organisasi :
1. Manusia (man). Di dalam keorganisasian, manusia sering
disebut sebagai pegawai atau personel yang terdiri dari semua anggota
organisasi tersebut yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari
pimpinan(administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi,
manajer yang memimpin tiap-tiap satuan unit kerja yang sudah dibagikan sesuai
dengan tugas dan fungsinya, dan para pekerja.
2. Kerjasama (team work). Suatu kegiatan bantu-membantu
antar sesama anggota organisasi yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai
tujuan bersama. oleh karena itu, anggota organisasi dibagi menjadi beberapa
bagian sesuai fungsi, tugas dan tingkatannya masing-masing.
3. Tujuan bersama adalah arah atau sasaran yang dicapai.
Tujuan merupakan titik akhir dari apa yang diharapkan atau dicapai dalam
organisasi. Setiap anggota sebuah organisasi harus mempunya tujuan yang sama
agar organisasi tersebut dapat berjalan sesuai dengan keinginan bersama.
4. Peralatan (equipment) adalah segala sesuatu yang
digunakan dalam organisasi seperti uang, kendaraan, gedung, tanah dan barang modal
lainnya.
Teori
Organisasi
1.
Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep
tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh
para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya
terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik struktural yang kaku
tidak mengandung kreativitas.
2.
Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya
“The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula
berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya
berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara
jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan
perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.
3.
Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar
sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari
Amerika.
Henry Fayol
industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14
kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi, yaitu:
Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
- Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
- Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi (centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan (oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
- Semangat korps (spirit de corps)
Pembagian kerja (division of work)
- Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
- Disiplin (discipline)
- Kesatuan perintah (unity of command)
- Kesatuan pengarahan (unity of direction)
- Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
- Balas jasa (remuneration of personnel)
- Sentralisasi (centralization)
- Rantai scalar (scalar chain)
- Aturan (oreder)
- Keadilan (equity)
- Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
- Inisiatif (initiative)
- Semangat korps (spirit de corps)
Menyangkut semua hal itu, maka pengertian organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama, organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
Sumber